Oleh: Yan Hasanudin Malik > Allah yang Maha Kaya telah mengaruniai Indonesia dengan kekayaan alam yang melimpah ruah tetapi banya...
Oleh: Yan Hasanudin Malik
> Allah yang Maha Kaya telah mengaruniai Indonesia dengan kekayaan alam yang melimpah ruah tetapi banyak rakyatnya yang hidup dalam kemiskinan
> Allah yang Maha Kuasa telah mengaruniai Indonesia dengan potensi energi (air, surya, batu bara, panas bumi, minyak dan gas) melimpah, tetapi rakyatnya masih menjerit dikejar kenaikan tarif dasar listrik, kenaikan harga gas dan BBM
> Indonesia, katanya merdeka dari penjajahan, tapi nyatanya tidak berdaya ketika kekayaan alamnya dikuras habis-habisan oleh segelintir manusia rakus, dan imperialis berbaju kapitalis global
> Indonesia, negara kepulauan yang luas dengan pantai panjang, tetapi tidak bisa mengamankan wilayahnya dari perampokan, dan tidak bisa memberdayakan kekayaan lautnya, sehingga masih mengimpor ikan dan garam
> Indonesia, negara agraris yang tanahnya subur, tetapi keperluan pangannya masih tergantung impor (beras, bawang, kedelai, daging sapi dan bahan makanan lainnya)
> Indonesia, Negara Hukum, tetapi tak bisa melindungi warganya yang lemah dalam menghadapi kesewenangan pihak yang kuat; koruptor uang negara bebas ngeloyor, sementara rakyat kecil yang mencuri, karena perut lapar, tidak berdaya dan harus mendekam di penjara
> Konflik pertanahan marak di banyak daerah terkait perkebunan atau pertambangan yang selalu dimenangkan investor, dan menderitakan rakyat kecil yang menggarapnya
> Konflik horizontal antar kelompok merebak secara sporadis baik dengan latar belakang sosial ekonomi, suku, agama, ras maupun aliran, tanpa penanganan tuntas sehingga mengancam keamanan masyarakat
> Masih banyak lagi masalah bangsa yang muncul silih berganti....
Mana kemerdekaan Indonesia yang tiap tahun dirayakan itu ???
Mau kemana NKRI yang katanya harga mati itu ???
Mengapa semua itu terjadi, dan terus terjadi. Sampai kapan rakyat harus memikul penderitaan itu ????
Semua itu terjadi, karena Elit Penyelenggara Negara telah KUFUR NIKMAT, dan tidak konsisten dengan Pembukaan UUD. Enggan mengikuti tuntunan Allah dalam mengelola kehidupan bangsa dan negara. Petinggi Negara bersimpuh menyembah liberalisme neo liberalisme, yang jelas-jelas bertentangan dengan PEMBUKAAN UUD...!
> Allah yang Maha Kaya telah mengaruniai Indonesia dengan kekayaan alam yang melimpah ruah tetapi banyak rakyatnya yang hidup dalam kemiskinan
> Allah yang Maha Kuasa telah mengaruniai Indonesia dengan potensi energi (air, surya, batu bara, panas bumi, minyak dan gas) melimpah, tetapi rakyatnya masih menjerit dikejar kenaikan tarif dasar listrik, kenaikan harga gas dan BBM
> Indonesia, katanya merdeka dari penjajahan, tapi nyatanya tidak berdaya ketika kekayaan alamnya dikuras habis-habisan oleh segelintir manusia rakus, dan imperialis berbaju kapitalis global
> Indonesia, negara kepulauan yang luas dengan pantai panjang, tetapi tidak bisa mengamankan wilayahnya dari perampokan, dan tidak bisa memberdayakan kekayaan lautnya, sehingga masih mengimpor ikan dan garam
> Indonesia, negara agraris yang tanahnya subur, tetapi keperluan pangannya masih tergantung impor (beras, bawang, kedelai, daging sapi dan bahan makanan lainnya)
> Indonesia, Negara Hukum, tetapi tak bisa melindungi warganya yang lemah dalam menghadapi kesewenangan pihak yang kuat; koruptor uang negara bebas ngeloyor, sementara rakyat kecil yang mencuri, karena perut lapar, tidak berdaya dan harus mendekam di penjara
> Konflik pertanahan marak di banyak daerah terkait perkebunan atau pertambangan yang selalu dimenangkan investor, dan menderitakan rakyat kecil yang menggarapnya
> Konflik horizontal antar kelompok merebak secara sporadis baik dengan latar belakang sosial ekonomi, suku, agama, ras maupun aliran, tanpa penanganan tuntas sehingga mengancam keamanan masyarakat
> Masih banyak lagi masalah bangsa yang muncul silih berganti....
Mana kemerdekaan Indonesia yang tiap tahun dirayakan itu ???
Mau kemana NKRI yang katanya harga mati itu ???
Mengapa semua itu terjadi, dan terus terjadi. Sampai kapan rakyat harus memikul penderitaan itu ????
Semua itu terjadi, karena Elit Penyelenggara Negara telah KUFUR NIKMAT, dan tidak konsisten dengan Pembukaan UUD. Enggan mengikuti tuntunan Allah dalam mengelola kehidupan bangsa dan negara. Petinggi Negara bersimpuh menyembah liberalisme neo liberalisme, yang jelas-jelas bertentangan dengan PEMBUKAAN UUD...!

COMMENTS