Prof Dr Yusril Ihza Mahendra, mengucapkan terima kasih kepada kader Partai Bulan Bintang (PBB), di Madura, yang hingga kini tetap setia ...
Prof Dr Yusril Ihza Mahendra, mengucapkan terima kasih kepada kader
Partai Bulan Bintang (PBB), di Madura, yang hingga kini tetap setia
berjuang dan membesarkan PBB.
Ini diungkapkan Yusril Ihza Mahendra, saat silaturrahmi dengan ulama, tokoh dan masyarakat Madura, di Islamic Centre, Pamekasan, yang dihadiri sekitar 5.000 undangan, Minggu (2/6/2013) petang.
Menurut Ketua Majlis Suro DPP PBB ini, belakangan ini banyak godaan dari partai lain terhadap kadernya, namun sampai sekarang kadernya tetap konsisten tetap berada di bawah partai berlambang bintang dan bulan sabit.
“Saya merasa terharu dengan kader dan mengucapkan terima kasih, karena tetap setia dan tahan terhadap godaan tidak pindah ke partai lain. Malah, sekarang banyak tokoh jadi anggota baru bergabung ke PBB,” kata Yusril, seraya menyebut nama Wisnu Wardana, mantan Ketua DPRD Surabaya, yang bergabung ke PBB. Sementara Wisnu Wardana yang hadir di acara terlihat tersenyum.
Ini diungkapkan Yusril Ihza Mahendra, saat silaturrahmi dengan ulama, tokoh dan masyarakat Madura, di Islamic Centre, Pamekasan, yang dihadiri sekitar 5.000 undangan, Minggu (2/6/2013) petang.
Menurut Ketua Majlis Suro DPP PBB ini, belakangan ini banyak godaan dari partai lain terhadap kadernya, namun sampai sekarang kadernya tetap konsisten tetap berada di bawah partai berlambang bintang dan bulan sabit.
“Saya merasa terharu dengan kader dan mengucapkan terima kasih, karena tetap setia dan tahan terhadap godaan tidak pindah ke partai lain. Malah, sekarang banyak tokoh jadi anggota baru bergabung ke PBB,” kata Yusril, seraya menyebut nama Wisnu Wardana, mantan Ketua DPRD Surabaya, yang bergabung ke PBB. Sementara Wisnu Wardana yang hadir di acara terlihat tersenyum.
Bahkan lanjut Yusril, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar, yang kini masih ditahan di Tangerang, jika sekarang ke luar dari tahanan menyatakan siap bergabung dengan PBB. Namun karena masih statusnya narapidana, maka istri Antasari Azhar, yang bergabung dan menjadi celeg untuk pemiilihan Sumatera Selatan.
Yuzril menambahkan, walau PBB memiliki niat memperjuangkan keadilan dan kepastian hukum, yang sekarang menjadi momok bagi masyarakat lemah, namun tidak semua masyarakat yang tersangkut korupsi dibelanya. Ia akan melihat dulu apakah orang itu terlibat korupsi atau tidak.
Beberapa waktu lalu, kata Yusril, seorang tokoh di salah satu DPP Partai di Jakarta bolak-balik datang kepanya minta dibela karena tersangkut korupsi. Setelah dipelajari kasusnya, ia tidak berani membela, karena orang itu jelas salah. Dan sekarang orang itu sudah dijatuhi hukuman penjara 15 tahun.
“Tetapi banyak pula yang kita bela, tidak hanya di Jawa, di beberapa daerah seperti Kalimantan dan Papua, memela anak yang tidak punya, sehingga rela tidak dibayar pun saya bela,” kata Yusril.
Sekretaris DPC PBB Pamekasan, Suli Faris, juga berterima kasih pada Yuzril Ihza Mahendra, yang telah berjuang keras, sehingga PBB lolos sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang, yang sebelumnya didiskualifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat.
Sumber: Tribunnews


COMMENTS