PARAKAN SALAK - Kepala Sekolah SMP Islam Parakan Salak di kmpung dan Desa Lebak Picung Kecamatan Parakan Salak, Kabupaten Sukabumi sudah...
PARAKAN SALAK - Kepala Sekolah SMP Islam Parakan Salak di kmpung dan Desa Lebak
Picung Kecamatan Parakan Salak, Kabupaten Sukabumi sudah sejak 1,5 tahun berjalan
masih menyimpan keinginan agar sekolahnya memiliki Mushola.
Keinginan itu tumbuh dibenak Maman
Suparman, S.Pd. M.Pd., kepala sekolah SMP tersebut, karena para siswa dan siswi
yang sedang mengenyam pendidikan di sekolahnya agar selalu terbimbing dalam
mempraktekkan salah satu pelajaran yang diberikan demi membangun karakter
akhlak mulia, sesuai dengan program pemerintah kabupaten sukabumi.
“Selama ini saat waktu dluhur tiba, para
siswa berlarian, karena tidak ingin ketinggalan ikut shalat berjamaah di mushola yang cukup jauh dari
sini”, ujar Maman kepada BK, ditemui saat acara kenaikan Kelas sekolahnya,
Sabtu (15/6/2013). “Kami ingin mereka tidak usah repot-repot berlarian menuju
kesana, tapi cukup disini saja”, harapnya.
Harapan yang begitu tingi dan mulya seperti
itu, mungkin jauh akan terwujud jika tidak ditopang oleh sarana dan prasarana. “Memang
sarana sudah ada, namun prasarana masih kurang”, lanjut Maman.
“Tumpukan batu, pasir dan batu bata, sudah ada,
meski sudah ditumbuhi rumput karena terbengkalai. Tapi untuk membangun mushola
diatas lahan seluas 10X10m, dalam kondisi serba mahal saat ini tidak akan cukup”, jelas Maman. “Mengandalkan
masyarakat ataupun orang tua siswa, sangan jauh dari mungkin. Sebab keberadaan
masyarakat disisni sangat kekurangan”, tambahnya. “Mereka bisa bersekolah
disini karena tidak dipungut biaya”, tegas Maman.
Oleh karenanya, Ia berharap pemerintah
kabupaten bisa membantu menunjang keberhasilan program sekolah sekaligus
program pemerintah kabupaten itu sendiri, baik bantuan berupa pemberian prasarana langsung ataupun tidak langsung.
“Terutama prasarana, karena sarana atau lahan sudah tersedia”, harap Maman.
Lebih jauh Maman menjelaskan, Sejak
keberadaannya mulai tahun 2004 hingga hampir mendekati 2014 ini, SMP yang ia
pimpin belum mendapat bantuan yang cukup berarti untuk menunjang kemajuan
sekolahnya.
Senada dengan Maman, Kepala SMK Islam
Parakan Salak, Canda Nugraha, MT., menegaskan, meski ia mengaku pernah
mendapat bantuan dari pemerintah berupa
rehab dua ruang kelas, namun tidak sebanding dengan kebutuhan saat ini. “Dua
ruang kelas sekolah siangpun masih dipinjemnya demi jalannya proses belajar mengajar”, ujar
Canda. “kadang-kadang ruang guru pun dipakainya untuk ruang kelas”, tandas
Kepala sekolah SMK Parakan Salak. (Malik
AS.)
COMMENTS