Membangun Sistem Hukum Indonesia Berbasis Nilai-Nilai Jatidiri Bangsa

Oleh : H. Suhardi Somomoeljono, SH., MH (Anggota Badan Kehormatan Pusat DPP PBB) Orang kebanyakan akan bertanya atas judul tersebut, ...

Oleh : H. Suhardi Somomoeljono, SH., MH (Anggota Badan Kehormatan Pusat DPP PBB)
Orang kebanyakan akan bertanya atas judul tersebut, apakah ada nilai-2 jati diri bangsa itu ? Jawaban saya tegas ada ! Dimana mencarinya ? Sesungguhnya tidak perlu sulit-2 mencarinya karena sudah ada didalam diri kita sendiri bahkan sebelum kerajaan Majapahit berdiri (1293-1525). Memang akumulasi itu secara sempuna telah terepresentasikan pada kerajaan Majapahit. Apakah kita dengan begitu mudah melupakan bahwa konsep dasar bhineka tunggal ika itu berasal dari Kerajaan Majapahit , telah dituliskan dengan tegas oleh Mpu Tantular dalam kitapnya yang sangat terkenal Kakawin Sutasoma.Seluruh agama yang masuk dan berkembang di Kerajaan Majapahit tidak ada yang dilarang dari Budha,Hindu,Kristiani,Islam. bahkan yang mencengangkan selama lebih kurang 300 tahun Kerajaan Majapahit berdiri, Islam tumbuh secara alamiah melalui pergaulan perdagangan, silaturahmi kekeluargaan rasanya tidak ada tanda-2 darah yang mengalir deras disebabkan masuknya agama Islam. sembilan wali songo penyebar agama islam bergandengan tangan dengan kerajaan Majapahit, tidak ada yang saling menghancurkan, tetapi justru saling mengisi dan memberi demi kemakmuran Kerajaan Majapahit. Contoh saritauladan yang dapat dijadikan sumber referensi adalah antara lain , ketika generasi kerajaan Majapahit Brawijaya ke v mengalami pergolakan internal sehingga berakibat lemahnya kekuasaan . Pada saat situasi seperti itu antara lebih kurang 1525 Raden Patah dari Kerajaan Demak berupaya menyerang sekaligus mengislamkan kerajaan majapahit. Sebelum niat itu diwujudkan Raden Patah terlebih dahulu berkonsultasi sekaligus meminta restu atau izin dari Kanjeng Sunan Gunung Ampel . Ternyata Kanjeng Sunan Gunung Ampel tidak menetujui rencana Raden Patah untuk menyerang dan mengislamkan Kerajaan Majapahit dengan alasan tidak tepat karena Kerajaan Majapahit selama ini mulai dari pembangunan Masjid, Pondok Pesantren, bahan makanan, pakaian telah membantu dan kerjasama atau hubungan baik seperti itu sudah lama terjadi. nah… Betapa hebatnya Raden Patah sang Raja yang gagah perkasa tersebut akhirnya menuruti saran dari Sang Maha Guru tersebut, akhirnya peperangan diurungkan atau dibatalkan. Mengapa dimasa itu tokoh informal demikian kuat pengaruhnya, bahkan pemangku kekuasaan sangat menghormati. Singapura yang dahulu namanya Tumasek serta Malaysia yang dahulu mananya Semenanjung  Melayu keduanya adalah propinsi milik kerajaan Majapahit , tentu saja termasuk seluruh wilayah NKRI kini dari Sabang sampai Meraoke , seluruhnya adalah warisan dari Negeri Kerajaan Majapahit . Maha Patih Gajah Mada adalah tokoh besar sebagai Panglima Perang yang sukses dengan Sumpah Tan Amukti Palanya , sehingga seluruh wilayah nusantara dapat dikuasainya / ditaklukkannya . Sebagai sendi kenegaraan tentu Wilayah NKRI harus tetap terjaga sebagai warisan dari leluhur bangsa Indonesia Negeri Kerajaan Majapahit . Besarnya warisan dari nenek moyang Bangsa Indonesia menyadarkan para pewaris berikutnya , sehingga lahirlah Sumpah Pemuda 1928 sebagai puncak penyadaran generasi muda untuk mempersatukan kembali peradaban negeri Majapahit dalam cita-cita Kemerdekaan , satu Nusa , satu Bangsa , satu Bahasa Bahasa Indonesia ( Melayu ) itulah sumpah Pemuda. Kita jangan sampai melupakan bahwa Pancasila sebagai dasar negara bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia juga warisan dari leluhur kita negeri majapahit , yang telah diukir oleh Mpu Prapanca , dalam kitabnya Negara Kertagama . Apabila Indonesia tidak memiliki warisan sendi kenegaraan Pancasila , saya membayangkan Agama-2 akan terus berperang memperebutkan pengaruhnya agar supaya dapat mewarnai negara dengan segala cara , membunuh atau dibunuh ( to kill or to be kill ) bila hal tetsebut terjadi maka NKRI itu tidak akan terwujud , dan Indonesia akan terpecah belah menjadi beberapa negara yang kecil-2 . Apakah luas wilayah NKRI itu juga warisan dari negeri majapahit ? TOKOH INFORMAL DI MASA LALU ITU SEPERTI HALNYA SEBAGAI SUMBER HUKUM Coba simak karya-karya para pujangga dimasa lalu contoh yang paling spektakuler adalah Mpu Prapanca dan Mpu Tantular , pemikiran-2nya telah digunakan sebagai landasan / sendi-sendi kenegaraan untuk Kerajaan Majapahit , sebut saja Bhineka Tunggal Ika karya Mpu Tantular , meskipun di Kerajaan Majapahit dahulu telah hidup dan berkembang dengan pesat yaitu Hindu-Budha tetapi tetap rukum dan bersatu , semuanya mencita-citakan Kebesaran Kerajaan Majapahit. Saat ini peradaban Majapahit tersebut masih terasa mengalir dan berlaku di Indonesia dengan adanya 5 Agama ( Islam, Hindu, Budha, Katholik, Kristen ) , semuanya dapat hidup berdampingan dengan damai dengan tetap menjunjung tinggi serta membantu , mendorong secara proporsionalitas atas cita-cita / tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia . Kesinambungan peradaban Majapahit tersebut harus terus menerus digali , dikembangkan secara proporsional disesuaikan dengan perkembangan jaman sehingga dapat digunakan untuk membangun peradaban yang lebih bermartabat dan berbudaya , bercitarasakan jati diri bangsa Indonesia. Saya tidak dapat membayangkan seandainya leluhur bangsa Indonesia negeri majapahit tidak mewariskan sendi kenegaraan bhineka tunggal ika apakah agama-agama yang ada hidup dan berkembang di Indonesia dapat hidup rukun berdampingan seperti yang kita saksikan saat ini ? (Bersambung)

COMMENTS

news
Name

alamat-dpw-pbb,1,artikel,1,berita-terkait,8,brigade,4,brita-terkait,1,dct,3,dpc-kotasukabumi,13,dpc-pbb-kota-sukabumi,3,dpp,11,dunia-islam,1,ekonomi,4,eksternal,8,headline,21,hukam,6,hukrim,4,hukum,8,ifs,4,internal,7,internasional,2,islam-nusantara,1,kappu-cab,8,kappu-pus,1,lentera-qalbu,7,lintas-dpc,3,lintas-dpw,8,lintas-media,25,mengenal-sosok,3,muslimat,1,nasional,16,news,112,opini,1,pbb-news,55,pemberitahuan,5,pemilu,6,pemuda,1,pendidikan,4,photo,2,pileg2014,3,politik,28,regional,6,sfari-lantang,1,sosial-budaya,2,suara-lantang,18,tentang,1,uud-45,2,youtube,4,
ltr
item
PBB Kota Sukabumi: Membangun Sistem Hukum Indonesia Berbasis Nilai-Nilai Jatidiri Bangsa
Membangun Sistem Hukum Indonesia Berbasis Nilai-Nilai Jatidiri Bangsa
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoGowpdvZcZ6K6q2nk5t9aEWAKu7674Z-debNzXcV1_YrcfG34NNnxxekimujXrcYJ4FHNcOpfLu98PGP4TIs_-HEK1W6nsW1RpOS3WgP3Itg7liLI3Jmn15kLkkp-9HqhazLkHqLYAWg/s320/Suhardi+Somomoeljono,+SH,MH.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoGowpdvZcZ6K6q2nk5t9aEWAKu7674Z-debNzXcV1_YrcfG34NNnxxekimujXrcYJ4FHNcOpfLu98PGP4TIs_-HEK1W6nsW1RpOS3WgP3Itg7liLI3Jmn15kLkkp-9HqhazLkHqLYAWg/s72-c/Suhardi+Somomoeljono,+SH,MH.jpg
PBB Kota Sukabumi
https://lantangkotasukabumi.blogspot.com/2013/05/membangun-sistem-hukum-indonesia.html
https://lantangkotasukabumi.blogspot.com/
https://lantangkotasukabumi.blogspot.com/
https://lantangkotasukabumi.blogspot.com/2013/05/membangun-sistem-hukum-indonesia.html
true
5925006823826255797
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content