PEKANBARU - Ketua DPW PBB Riau Muharnis memberikan waktu hingga Mei nanti kepada Balon Gubernur yang diusungnya, yakni Herman Abdullah, ...
PEKANBARU - Ketua DPW PBB Riau Muharnis memberikan waktu
hingga Mei nanti kepada Balon Gubernur yang diusungnya, yakni Herman
Abdullah, untuk memenuhi kesepakatan politiknya dengan PBB, jika tidak
dukungan PBB Riau akan dialihkan kepada Balon Gubernur lainnya.
"Kita beri batas waktu hingga Mei nanti, jika Pak Herman tidak memenuhi apa yang telah disepakati, PBB akan mengalihkan dukungan kepada Balon Gubernur lainnya," jelasnya kepada Riauaksi.com, Rabu (17/04/2013) melalui Ponselnya.
Dikatakannya. salah satu kesepakatan yang belum dipenuhi oleh Herman adalah, soal komitmen politiknya dengan PBB, kemudian soal wakil Herman yang berasal dari Parpol yakni Agus Widayat yang merupakan kader dari Partai Nasdem.
"Dulu ada kesepakatan kita, kalau wakilnya Pak Herman itu bukan berasal dari Parpol, namun nyatanya lain, Herman berpasangan dengan Agus Widayat yang merupakan orang dari partai,' jelasnya.
Dikatakannya, keputusan Herman berpasangan dengan Agus Widayat tidak meminta persetujuan dari PBB.
"Tau-taunya, Pak Herman menggandeng Agus Widayat tanpa meminta pertimbangan kami, ini jelas membuat kami kecewa." ujarnya.
Mei nanti tambahnya, kalau Herman mau memenuhi apa yang dituntut oleh PBB, dukungan akan tetap diberikan ke Herman, namun jika sebaliknya, terpaksa PBB akan membuka penjaringan kembali untuk Balon Gubernur.
''Kita lihat Mei nanti, kalau ada perubahan saya akan beritahu," tambah Muharnis.
Sumber: RIAUAKSI.com
Foto: Ilustrasi
"Kita beri batas waktu hingga Mei nanti, jika Pak Herman tidak memenuhi apa yang telah disepakati, PBB akan mengalihkan dukungan kepada Balon Gubernur lainnya," jelasnya kepada Riauaksi.com, Rabu (17/04/2013) melalui Ponselnya.
Dikatakannya. salah satu kesepakatan yang belum dipenuhi oleh Herman adalah, soal komitmen politiknya dengan PBB, kemudian soal wakil Herman yang berasal dari Parpol yakni Agus Widayat yang merupakan kader dari Partai Nasdem.
"Dulu ada kesepakatan kita, kalau wakilnya Pak Herman itu bukan berasal dari Parpol, namun nyatanya lain, Herman berpasangan dengan Agus Widayat yang merupakan orang dari partai,' jelasnya.
Dikatakannya, keputusan Herman berpasangan dengan Agus Widayat tidak meminta persetujuan dari PBB.
"Tau-taunya, Pak Herman menggandeng Agus Widayat tanpa meminta pertimbangan kami, ini jelas membuat kami kecewa." ujarnya.
Mei nanti tambahnya, kalau Herman mau memenuhi apa yang dituntut oleh PBB, dukungan akan tetap diberikan ke Herman, namun jika sebaliknya, terpaksa PBB akan membuka penjaringan kembali untuk Balon Gubernur.
''Kita lihat Mei nanti, kalau ada perubahan saya akan beritahu," tambah Muharnis.
Sumber: RIAUAKSI.com
Foto: Ilustrasi

COMMENTS